Memang ada obat-obatan yang dapat mengurangi kemanjuran pil itu. Terutama pil kombinasi (pil midi atau pil sub -50) yang dosisnya rendah ternyata peka terhadap obat-obatan tertentu. Pada pemakaian (jangka panjang) obat-obat semacam itu, lebih baik tidak minum pil kombinasi yang dosisnya rendah, tetapi minum pil kombinasi yang dosisnya normal saja. Merundingkan hal ini dengan dokter selalu penting. Terutama terhadap obat untuk Tuberkulose dan epilepsi. Tetapi terhadap obat-obat lainnya mungkin juga. Maka harus berhati-hati terhadap obat-obat sebagai berikut: amfipen, bellergal. (delta) butazolidin, diphantoine dihydergot, doriden, etaphyline, fenobarbital, fenytoine, furadantine, globenicol, irgapyrin, lederkyn, librium, luminal, meprolette, mysoline, natisedine, novalgin, pathibamate, penbritin, pentrexyl, rifadin, rimactan, sanalepsi, sedapon, sedapersantin, sedibaine, trinuride-h, tomanol dan urfamicine.
Sebaiknya ada juga obat yang kerjanya dipengaruhi oleh pil. Obat-obatan yang dapat dipengaruhi itu adalah: tofranil obat untuk diabetes, untuk epilepsi dan obat yang membuat darah kurang cepat beku (kadang-kadang terkenal sebagai obat pencair darah). Setiap kali seorang pemakai pil mendapat obat dari dokter ia harus memperingatkannya, bahwa ia memakai pil. Sebaliknya demikian pula. Juga dokter harus memperhatikan pengaruh timbal balik dari pil terhadap obat-obatan lainnya.
Rabu, 17 Juni 2009
54) APAKAH PIL BERPENGARUH PADA AIR SUSU IBU DAN APAKAH TIDAK BERBAHAYA BAGI BAYI?
Kalau seorang wanita segera setelah bersalin mulai minum pil maka produksi air susu ibu agak berkurang. Kalau produksi air susu ibu berjalan baik, pengaruh pil terhadapnya dapat diabaikan. Oleh karena itulah dinasehatkan untuk menunggu minum pil sampai hari ke empat belas sesudah bersalin. Berhubung pil suntik tidak berpengaruh sama sekali pada air susu ibu beberapa dokter menganjurkan cara itu pada wanita yang mau meneteki bayinya. Jumlah hormon yang masuk ke dalam air susu ibu oleh pil tidak perlu dirisaukan. Jumlah itu hampir tidak berpengaruh pada bayi yang menyusu.
53) KAPAN PIL BOLEH DIMINUM KEMBALI SESUDAH BERSALIN?
Karena tidak terlalu lama sesudah bersalin anda dapat hamil lagi (juga bila anda menyusui), maka anda harus segera mulai (lagi) dengan pencegahan kehamilan. Antara sepuluh sampai empat belas hari sesudah bersalin anda sudah dapat mulai minum. Juga untuk pil mini dan pil suntik dalam empat belas hari sesudah bersalin dapat mulai diminum. Saat lain untuk mulai (lagi) minum pil ialah bila sesudah bersalin haid yang pertama datang. Hanya kadang-kadang dapat berlangsung beberapa bulan sesudah bersalin haid baru datang lagi. Juga dalam bulan-bulan ini perlu diusahakan obat anti konsepsi yang baik. Sesudah dikuret atau keguguran tidak perlu lagi menunggu beberapa hari untuk minum pil lagi. Dalam kasus-kasus ini boleh langsung minum lagi.
52) DAPATKAH DIADAKAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN SELAMA MINUM PIL?
Ya, itu mungkin sekali. Hormon pil tidak mengganggu pemeriksaan kehamilan. Tidak hanya pengujian oleh dokter, tetapi juga pengujian yang dapat dibeli di apotek. Jika haid tetap tidak datang dan minum pil nya kurang teratur, seperti kelupaan minum pil, atau terjadi muntah dan diare, maka harus diperhitungkan kemungkinan kehamilan. Hanya dengan pengujian, lebih baik oleh dokter, dapat diperoleh kepastian. Kalau dari tes ternyata wanita itu hamil, minum pil harus segera dihentikan.
51) DAPATKAH PIL ITU MERUSAK JANIN YANG SEDANG TUMBUH?
Ada beberapa petunjuk bahwa meneruskan minum pil pada minggu-minggu pertama kehamilan dapat merugikan janin yang masih muda. Terjadinya kehamilan praktis dapat ditentukan bila terjadi sesuatu kesalahan dalam minum pil. Misalnya bila sekali kelupaan minum pil atau sesudah beberapa hari diare tanpa ada tindakan pencegahan yang lain. Jika sudah minum pil tetapi kehamilan tidak dapat dicegah, maka perlu secepat mungkin hal ini dimintakan penjelasan dari dokter yang jelas. Bila haid tidak datang mestinya sudah harus dipikirkan kemungkinan terjadinya kehamilan.
50) APAKAH KEMUNGKINAN MELAHIRKAN BAYI KURANG NORMAL LEBIH BESAR SETELAH MINUM PIL?
Selama pil ini ada, sudah dilihat pengaruh buruk yang mungkin timbul dari pemakaiannya terhadap bayi yang dilahirkan. Tidak satu pemeriksaan pun yang menunjukkan bahwa karena pil itu, lebih banyak dilahirkan bayi cacat sejak lahir. Di sini ada satu perkecualian. Memang ada bikti-bukti yang menunjukkan bahwa kehamilan yang terjadi segera sesudah minum pil agak lebih sering dilahirkan bayi cacat sejak lahir daripada kalau menunggu dulu beberapa haid yang biasa. Terutama wanita-wanita yang berusia di atas tiga puluh lima tahun akan menghadapi resiko ekstra ini. Bila sesudah menghentikan penggunaan pil menunggu dulu datangnya beberapa haid yang normal sebelum menjadi hamil, maka kemungkinan mendapatkan anak cacat sejak lahir tidak lebih besar daripada biasa.
Selasa, 03 Februari 2009
49) APAKAH BESAR KEMUNGKINAN MENDAPAT ANAK KEMBAR SETELAH MINUM PIL?
Kemungkinan untuk mendapat anak kembar sesudah memakai pil tidak lebih besar dari bila tidak memakai pil sebelumnya. Kemungkinan adanya kembar bahkan kurang. Hanya jika wanita segera setelah berhenti minum pil menjadi hamil, kemungkinan mendapatkan anak kembar lebih besar dari pada kalau mereka sebelumnya tidak minum pil. Di antara tiap delapan puluh kehamilan, biasanya lahir satu anak kembar dekat sesudah memakai pil, jadi kemungkinannya satu berbanding empat puluh.
Tetapi pil itu juga tidak dapat disamakan dengan takaran hormon tertentu yang dipakai untuk menghadapi beberapa bentuk kemandulan yang tidak diharapkan. Dengan obat-obatan kemungkinan mendapatkan kembar tiga atau lebih selalu lebih besar. Di samping itu dulu orang juga mengira bahwa setelah memakai pil orang lebih banyak melahirkan bayi perempuan daripada lelaki. Inipun tidak pernah terbukti. Juga sesudah memakai pil kemungkinan melahirkan anak lelaki atau perempuan biasa saja, bahkan kemungkinan semacam itu kira-kira sama besarnya.
Tetapi pil itu juga tidak dapat disamakan dengan takaran hormon tertentu yang dipakai untuk menghadapi beberapa bentuk kemandulan yang tidak diharapkan. Dengan obat-obatan kemungkinan mendapatkan kembar tiga atau lebih selalu lebih besar. Di samping itu dulu orang juga mengira bahwa setelah memakai pil orang lebih banyak melahirkan bayi perempuan daripada lelaki. Inipun tidak pernah terbukti. Juga sesudah memakai pil kemungkinan melahirkan anak lelaki atau perempuan biasa saja, bahkan kemungkinan semacam itu kira-kira sama besarnya.
Langganan:
Postingan (Atom)






